Pulau Nami? Bagi pecinta drama Korea, tentu tak asing. Pulau cekung yang indah ini konon memanjakan mata dan perasaan kita. Indah dan romantis. Sekali waktu, rencanakan sebuah perjalanan romantis bersama pasangan halal anda ke tempat ini, untuk membangkitkan romantisme dan keindahan rumah tangga.
Berikut adalah catatan perjalanan duo traveler keren : Bimo dan Ivy. Mereka melakukan perjalanan ke Nami Island pertengahan Januari tahun 2016 lalu.
Yuk disimak catatan singkat mereka 🙂
Romantisme di Pulau Nami
Kali ini kami menjejakkan kaki di Nami Island. Nama pulau ini berasal dari Jenderal Nami yang meninggal pada usia 28 atas tuduhan palsu sebagai pengkhianatan selama pemerintahan Raja Sejo, raja ketujuh dari Dinasti Joseon Korea. Meskipun demikian kuburnya tidak ditemukan, tapi beberapa mempercayainya ketika itu jasadnya dikuburkan di pulau ini.
Pulau ini kemudian menjadi terkenal sebagai destinasi wisata pasca dijadikan lokasi film Winter Sonata. Bahkan kini disematkan sebutan Romantic Island karena kekuatan film Winter Sonata, dan sederet film drama romantis Korea lainnya (asli gak pernah tahu film2nya).
Pemandangan dan nuansa romansa Pulau Nami menjadi daya tarik wisatawan, ajang ber-selfie ria pun tidak terelakkan, hehe.
Kita punya Bali yang terkenal eksotis jauh sebelum dijadikan setting film Eat, Pray Love. Menjadi tantangan dalam mempromosikan daerah lainnya di Indonesia. Pulau Nami tidak besar, bahkan dalam 10 menit saja sudah bisa dijelajahi dari pintu masuk hingga ke ujung belakang. Cukup 1 moment yg membuatnya tersohor.
Meningkatnya jumlah wisatawan, termasuk wisatawan Muslim menjadi perhatian juga. Sehingga makanan halal dan mushola pun tersedia. Sertifikasi halal dikeluarkan oleh Korean Muslim Federation sebagaimana terpampang di depan restoran. Kami bersantap Chicken Grill tadi siang. Mereka juga berkenan untuk menunjukkan produknya.
Selamat menikmati romantisme di Pulau Nami.

#MuslimTour #HalalTour #NamiIsland #HalalFood #SouthKorea
