Di tengah ramainya pemberitaaan lolosnya timnas ke final AFF 2016, ternyata ada lagi kabar membanggakan yang patut disyukuri rakyat Indonesia, meski luput dari pemberitaan besar.

Dalam ajang World Halal Travel Award yang pemenangnya diumumkan pada 7 Desember 2016, Indonesia memenangi banyak nominasi. Tak tanggung-tanggung, 12 dari 16 nomor sekaligus pula. Hebat!

Sebagaimana diberitakan www.itwabudhabi.com, di 12 nomor tersebut, Indonesia menyingkirkan negara-negara muslim yang memiliki reputasi tidak main – main. Berikut selengkapnya :

  1. World’s Best Airline for Halal Travellers
    Winner: Garuda Indonesia
  2. World’s Best Airport for Halal Travellers
    Winner: Sultan Iskandar Muda International Airport
  3. World’s Best Family Friendly Hotel Winner
    Winner: The Rhadana Kuta, Bali
  4. World’s Most Luxurious Family Friendly Hotel
    Winner: The Trans Luxury Hotel Bandung
  5. World’s Best Halal Apartment Hotel
    Winner: PNB Perdana Hotel & Suites
  6. World’s Best Halal Beach Resort
    Winner: Novotel Lombok Resort & Villas
  7. World’s Best Halal Tour Operator
    Winner: ERO Tour, West Sumatera
  8. World’s Best Halal Travel Website
    Winner: www.wonderfullomboksumbawa.com
  9. World’s Best Halal Cruise Company
    Winner: Halalcruise.org
  10. World’s Best Halal Honeymoon Destination
    Winner: Sembalun Valley Region, West Nusa Tenggara
  11. World’s Best Hajj & Umrah Operator
    Winner: ESQ Tours and Travel
  12. World’s Best Hajj & Umrah Hotel
    Winner: Tabung Haji
  13. World’s Best Halal Destination
    Winner: West Sumatera
  14. World’s Best Halal Culinary Destination
    Winner: West Sumatera
  15. World’s Best Halal Cultural Destination
    Winner: Aceh
  16. World’s Best Non OIC Emerging Halal Destination
    Winner: Japan

World Halal Travel Award diselenggarakan di Dubai, dan ini adalah tahun kedua penyelenggaraan event ini. Tahun lalu, Indonesia memenangkan 3 dari 15 nominasi. ,untuk kategori tujuan turis, tujuan bulan madu dan hotel keluarga.

Market muslim yang terus tumbuh menjadi incaran negara-negara baik yang menjadi anggota OKI maupun non-OKI seperti Jepang dan Thailand. Hal ini karena diprediksikan, penduduk muslim dunia akan mencapai 30% pada 2030.

Meski demikian, kita harus tetap bekerja sungguh – sungguh karena secara peringkat turis, jumlah kunjungan wisata asing di Indonesia masih jauh berada di bawah negara – negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Di Asia Pasifik saja, Indonesia harus puas berada di peringkat ke 10 dengan 10,4 juta kunjungan, jauh di bawah Thailand di peringkat 2 dengan 29 juta kunjungan, Malaysia di peringkat 5 dengan 25 juta kunjungan, dan Singapura di peringkat 8 dengan 12 kunjungan.

Dampak penghargaan ini sangat positif untuk pertumbuhan wisata Indonesia. Tahun lalu, kunjungan wisatawan asing ke pulau Lombok naik salah satunya diprediksi karena memenangkan penghargaan ini.

Selamat Indonesiaku, dan mari bekerja lagi….